AHSANUNNIDHOM

Berpacu menjadi yang terbaik

JST II

diposting oleh ahsanunnidhom---fst10 pada 24 March 2013
di Umum - 0 komentar

jaringan saraf tiruan

(lanjutan)

 

setelah mengenalkan beberapa istilah serta apapun yang ada dalam JST kali ini aku akan sedikit menjelaskan tentang arsitektur  yang digunakan dalam jaringan saraf tiruan.  sebelumnya sudah saya singgung tentang  arsitektur  cara pengolahan input data dalam jaringan saraf tiruan yaitu singgle layer dimana nilai input data ada lebih dari satu kemudian dilanjutkan pada lapisan input yang memberikan inisialisasi sebagai X1 sampai Xn kemudian dilanjutkan dengan proses matriks bobot dimana dari lapisan input akan disilangkan dan memberikan dua atau lebih lapisan output berlanjut kedalam proses akhir yaitu nilai outputnya.

adanya arsitektur ini memberikan kejelasan dalam nilai output yang ingin dicapai. perkuliahan juga menyebutkan bahwa jika telah menemukan satu saja arsitektur yang suah dipahami maka akan dapat diaplikasikan dalam banyak kegunaan serta menyebabkan sistem menjadi cerdas. salah sau ciri khas dari arsitektur ini adalah memilik hidden layer aitu suatu lapisan yang tidak berinteraksi langsung dengan dunia luar dan ini juga daat menentukan outputnya. serta bobot merupakan suatu nilai matematis sebagai koneksi antar lapisan.

jaringan saraf tiruan juga memiliki fungsi aktifasi yang memiliki kegunaan sebagai berikut ini :

dipakai untuk menentukan keluaran suatu neuron

menggambarkan hubungan antara tingkat aktifasi internal ang mungkin berbentuk linier atau nonlinier, beberapa contoh populer : sigmoid logaritma, sigmoid biner, sigmoid bipolar serta sigmoid tangen

hard limit merupakan salah satu fungsi juga memberikan batasan tegas  0 dan 1 purelin memisahkan secara linier, sigmoid bernilai antara 0 sampai dengan 1

bipolar sigmanoid memiliki range dari (-1 sampai 1) didefinisikan sebagai     dapat juga dihasilkan dari  dengan fungsi turunan adalah

binary sigmon memiliki range dari (0,1) didefinisikan    memiliki turunan 

dari rumus diatas miliki kegunaan seperti membuat permainan catur atau lainnya. dalam program matlab intruksi untuk pemakaian jaringan saraf tiruansudah ada dan perlu diadakan pengajaran agar dapat diaplikasikan menjadi suatu cara yang cerdas seperti dalam aplikasi pengetes aroma teh dalamprogram matlab tersebut memberikan iterasi iterasi dari nilai ang diberikan sampai mencapai nilai konvergen.

 

 

maaf banyak kekurangan......

 

 

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :